6 Jenis dan Fungi Chemical Cleaning Service Yang Penting Anda Ketahui

Monday, February 15th 2016.

alat cleaning service, chemical cleaning service

Chemical cleaning service berbahan khusus ini bermanfaat untuk merawat dan membersihkan benda-benda tertentu seperti: kayu, kaca, stainless, alumunium dll.

Chemical cleaning service- Untuk menjadikan sebuah gedung ruangan bersih selain ditunjang oleh peralatan cleaning servis yang memadai harus dilengkapi dengan chemical cleaning service yang berkualitas dan mumpuni. Karena peralatan yang lengkap tidak akan maksimal dalam membersihkan noda yang menempel, noda yang berbau, berminyak, berdebu, kerak dll, tanpa menggunakan chemical cleaning service.
Chemical juga bermanfaat untuk mengusir bau tidak sedap, mengkilapkan benda tertentu dan membunuh kuman dan bakteri baik yang menempel pada benda maupun yang mengakibatkan bau. Chemical tersebut memiliki jenis dan manfaat yang berbeda seperti: membersihkan kaca, lantai, porcelain, kaca, furniture. Untuk mempermudah anda dalam menggunakan pembersih ini, chemical cleaning service dibagi menjadi beberapa jenis diantaranya:
1. Chemical cleaning service jenis minyak
Ciri khas dari pembersih jenis minyak ini adalah berminyak dan menimbulkan aroma gas metan (BBM). Karena memang pembersih jenis minyak ini terbuat dari bahan yang mengandung minyak bumi atau gas contohnya: Thiner, Dry Cleaner.
Chemical cleaning service jenis minyak ini bermanfaat untuk menyapu bersih noda sintetis seperti: bekas cat, noda karet tipis, lem, dll yang bereaksi dengan melarutkan benda tersebut. Selain itu pembersih ini juga untuk melakukan finishing pekerjaan tertentu yang bermanfaat untuk menyeka debu dan menghadirkan efek mengkilap pada benda yang dibersihkannya.
2. Chemical cleaning service jenis asam
Ciri umum pembersih jenis asam ini diantaranya memiliki aroma yang cukup menyengat, terasa gatal jika terkena kulit dan bisa mengeluarkan uap asam. Pembersih jenis asam merupakan jenis chemical terbuat dari bahan yang mengandung HCL. Contohnya: vixal, porseclean, porstek dll.
Chemical cleaning service jenis asam ini bermanfaat untuk menyapu bersih noda yang mengandung zat kapur pada benda yang tidak terbuat dari logam atau zat kapur (teraso, plesteran, tembok, marmer dll) sehingga hanya bereaksi untuk menyapu bersih noda zat kapur tanpa benda dari logam maupun kapur yang dibersihkan.
3. Chemical cleaning service jenis basa
Umumnya pembersih ini memiliki bentuk berbusa namun jika volume zat berminyak yang dibersihkan terlampau banyak terkadang tidak berbusa. Pembersih jenis basa adalah jenis chemical yang terbuat dari bahan yang mengandung detergen dan digunakan untuk membersihkan noda berminyak sehingga akan bereaksi dengan memisahkan zat lemak dari benda tertentu kemudian mengikatnya supaya tidak melekat kembali.
Selain itu chemical cleaning service ini juga bermanfaat untuk membersihkan noda dengan kepekatan tertentu sehingga membutuhkan bantuan busa untuk menguraikan kepekatan dari noda tersebut. Contoh dari pembersih jenis basa tersebut diantaranya: sabun colek/detergen cream. Detergen bubuk, sabun batang, sabun cair (Tepol, MPC, dll).
4. Chemical cleaning service berbahan khusus
Ciri khas dari pembersih ini adalah memiliki nama sangat beragam atau terdapat keterangan penggunaan yang tertera pada label kemasan. Pembersih berbahan khusus ini terbuat dari beberapa atau salah satu jenis bahan asam, basa atau minyak dan atau ditambah dengan bahan lain yang sengaja diolah oleh pabrik secara khusus. Contoh pembersih berbahan khusus ini diantaranya: Shine Up, Glass Cleaner, Karbol, Hand Soap dll.
Chemical cleaning service berbahan khusus ini bermanfaat untuk merawat dan membersihkan benda-benda tertentu seperti: kayu, kaca, stainless, alumunium dll. Pembersih ini hanya bereaksi seperlunya dengan tanpa merusak keindahan benda tersebut. Pembersih ini juga membersihkan bahan mikrobiologi (bakteri pemicu bercak, bau dll) atau bahan kimia tertentu sehingga akan bereaksi dengan proses biologi dan kimiawi tertentu.
5. Chemical berbahan khusus untuk perawatan tanaman
Pembersih berbahan khusus untuk perawatan tanaman ini bisa terbuat dari bahan yang mengandung mengandung bahan kimia maupun bahan alami. Contoh chemical bahan dari kimia misalnya: Raoundap, Puradan, Sampoerna, Pupuk Kimia dll, sedang chemical dari bahan alami misalnya: pupuk kandang
6. Alat yang dikelompokkan sebagai bahan
Bahan chemical cleaning service yang berbentuk benda hanya digunakan satu atau beberapa kali dan tidak akan mencapai 1 bulan. Contoh dari pembersih ini diantaranya: batu apung, kain majnun, isi cutter, kertas gosok dll.

Dengan mengetahui informasi terkait chemical cleaning service ini maka akan lebih mudah dalam menggunakannya atau memberikan arahan kepada petugas kebersihan yang anda naungi.